memberi yang terbaik dan meraih yang terbaik

Halaman

Selasa, 25 Maret 2014

6 jam bersama . . dia


Kemarin, 23 Maret 2014 . . aku pergi k garut. Bukan garut yang ku tuju, tapi dia . :D

Detik demi detik waktu serasa lamaaaaaaa . . banget, perjalanan Bandung-Garut kayak perjalanan Bandung-Bogor atau Bekasi. Berulang kali memeriksa waktu di jam tangan, lalu mengarahkan pandangan ke luar jendela mobil berharap ada petunjuk sudah di mana posisiku saat itu. Dan pada akhirnya sampailah aku di garut, menunggu ‘dia’ menjemputku. Bola mataku nakal, melirik depan, kanan, kiri tak sabar mencari keberadaannya . . menundukan kepala dan berdoa agar dia segera ada di hadapanku.
Sosok yang ditunggu2 akhirnya datang juga. Dan. . waktu bersama dia pun mulai terekam secara otomatis dalam memori hati dan pikiranku. Wkwk

Jam pertama, kami menuju acara pernikahan saudaranya. Dia mengajakku masuk ke salah satu rumah di sana, tak menyangka ada bapak, nenek dan saudara2nya di sana. Aku menyalami satu persatu dari mereka. Berusaha memasang senyum di wajahku dan menyembunyikan perasaan kacau di hati. Sialnya dia selalu menyadari perasaanku.heu dia tau aku gugup, deg deg-an. Duduk istirahat sambil mengobrol sebentar lalu kami menuju ke tempat pernikahan, lagi-lagi . . ada saudaranya yang lain dan aku pun mengulang hal yang sama seperti beberapa menit yang lalu di rumah tadi, menyalami mereka satu persatu dan memasang senyuman manis d wajahku .hahah di sana ada bibinya, neneknya lagi dan saudaranya yg lain yang tak aku ingat saking g karuannya perasaanku. Kembali ke rumah tadi, memakan hidangan di pernikahan itu. mengobrol sebentar dan tiba-tiba dia memperlihatkan sms dari mamahnya yang menyuruh dia menemui mamah di tempat masak. Oke, dengan senang hati aku mau ikut menemui mamahnya. . karena g sopan juga ya masa g mau menemuinya. Heu 
Menuju tempat mamahnya berada dengan dia, parah nih . . mamahnya mengajak kami ke lantai atas rumah dan jreng jreng . . aku lagi-lagi diperkenalkan dengan orang-orang yang berada di sana, kali ini aku udah senyam-senyum g jelas !!! Setelah itu, pergi ke rumah dia dan meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang udah campur aduk. G nyangka kalau maksud dia ‘ingin memperkenalkanku’ ternyata pada semua keluarga besarnya, huh curiga ada unsur balas dendam gara-gara kunjungan keduanya berisi perkenalan dengan ibuku. wkwk tapi sungguh senang sekali dengan sambutan hangat dan senyuman mereka. Mamahnya agak keuekeuh nyuruh aku nginep di sana, tapi kan g enak juga harus nginep di rumah dia. Lagi pula aku g ijin mau nginep k ibuku.heu

Jam kedua, cuaca panas banget, nyampe di rumah dia adeeemmm . . kami duduk istirahat sambil bercanda mencairkan suasana. Aku mulai bisa biasa dan terbiasa dengan dia, sampai adzan dzuhur berkumandang, subhanallah . . dia menjadi imamku shalat, mimpi apa aku semalam ??hehe dalam setiap sujud aku bersyukur. . dalam setiap takbir aku terharu. Dan ketika salam mengahiri shalat, bertambah syukurku, karena ‘dia’ yang ada di sampingku, sebagai imamku shalat. . dia mengajakku salam, ingin sekali suatu saat bisa mencium tangannya sebagai penghormatanku, kasih sayangku. Uhuk uhuk . . hahaha

Jam ketiga
Jam keempat
Dan jam kelima, kami benar-benar menghabiskan waktu berdua. Dari mulai bercanda, membicarakan rencana masa depan kami, berdiskusi, main game POU penuh dengan kegembiraan dan gelak tawa, semua itu benar-benar indah, indaaaaaaaahhhhhhhh banget, aku tak bisa menjabarkan setiap detail kebahagiaan yang aku rasakan itu. Sungguh, yang aku harapkan kami benar-benar bisa selalu seperti itu, sampai kami tua nanti, dalam ikatan pernikahan yang halal dan dalam Ridho Allah. Hehe aamiin
Dia memberikan sebuah buku padaku, memintaku untuk membacanya sampai selesai. Tapi nanti, tentu saja tidak saat itu juga karena bukunya cukup tebal.

buku dari 'dia'

Hm. . iseng2an dia memotretku . . haha tapi lucu juga aku .wkwk serasa tambah manis kalo dia yang motoin aku .hhi
hasil jepretan dia :p

Dalam 3 jam itu . . . dia sangat manis, tulus, semakin bertambah rasa ‘itu’ padanya, semakin tak mau kehilangan, semakin ingin selalu dekat dengannya. Heu

Jam keenam, teman dia dan kekasihnya datang . . tadinya kami berencana main bersama kalo kata anak muda sih mungkin ‘double date’ kali yaaaa . . wkwk dia dan temannya shalat ashar dulu sedangkan aku dan kekasih temannya saling melempar senyum, sedikit tercipta obrolan ringan sekedar mencairkan suasana. Karena hari sudah semakin sore, kami kemudian menuju tempat makan. Bukan tempatnya yang special, tapi kebersamaannya, momentnya. . aku selalu tersanjung dengan setiap sikap yang dia berikan padaku. Ah . . merangkai setiap kata demi kata ini semakin membuatku ingin mengulang hari kemarin. . huaaaaa . . kapan lagi ? kapan ????

Setelah semua selesai, aku, dia dan mereka berpisah. Mereka pergi ke tempat tujuan mereka sedangkan dia mengantarkanku untuk pulang. Turun dari motornya, aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku harus berpisah dengan dia, aku menyerahkan helm padanya dan beranjak pergi meninggalkannnya, ya ! kali ini aku yang berjalan menjauh pergi dari hadapannya. . hikz . . cerita 6 jam itu pun berakhir. . benar-benar diakhiri dengan berpisahnya kami di tempat itu . . semoga segera dapat mengulang hari indah itu bersama dia, dan selalu bersama dia. Aamiin.

#kisah ini ingin skali kuulang ^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar