Kemarin, 23 Maret 2014 . . aku pergi k garut. Bukan garut
yang ku tuju, tapi dia . :D
Detik demi detik waktu serasa lamaaaaaaa . . banget,
perjalanan Bandung-Garut kayak perjalanan Bandung-Bogor atau Bekasi. Berulang kali
memeriksa waktu di jam tangan, lalu mengarahkan pandangan ke luar jendela mobil
berharap ada petunjuk sudah di mana posisiku saat itu. Dan pada akhirnya
sampailah aku di garut, menunggu ‘dia’ menjemputku. Bola mataku nakal, melirik
depan, kanan, kiri tak sabar mencari keberadaannya . . menundukan kepala dan
berdoa agar dia segera ada di hadapanku.
Sosok yang ditunggu2 akhirnya datang juga. Dan. . waktu
bersama dia pun mulai terekam secara otomatis dalam memori hati dan pikiranku. Wkwk
Jam
pertama, kami menuju acara pernikahan saudaranya. Dia mengajakku
masuk ke salah satu rumah di sana, tak menyangka ada bapak, nenek dan
saudara2nya di sana. Aku menyalami satu persatu dari mereka. Berusaha memasang
senyum di wajahku dan menyembunyikan perasaan kacau di hati. Sialnya dia selalu
menyadari perasaanku.heu dia tau aku gugup, deg deg-an. Duduk istirahat sambil mengobrol sebentar lalu kami
menuju ke tempat pernikahan, lagi-lagi . . ada saudaranya yang lain dan aku pun
mengulang hal yang sama seperti beberapa menit yang lalu di rumah tadi,
menyalami mereka satu persatu dan memasang senyuman manis d wajahku .hahah di
sana ada bibinya, neneknya lagi dan saudaranya yg lain yang tak aku ingat saking
g karuannya perasaanku. Kembali ke rumah tadi, memakan hidangan di pernikahan
itu. mengobrol sebentar dan tiba-tiba dia memperlihatkan sms dari mamahnya yang
menyuruh dia menemui mamah di tempat masak. Oke, dengan senang hati aku mau
ikut menemui mamahnya. . karena g sopan juga ya masa g mau menemuinya. Heu
Menuju
tempat mamahnya berada dengan dia, parah nih . . mamahnya mengajak kami ke
lantai atas rumah dan jreng jreng . . aku lagi-lagi diperkenalkan dengan
orang-orang yang berada di sana, kali ini aku udah senyam-senyum g jelas !!! Setelah
itu, pergi ke rumah dia dan meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang udah
campur aduk. G nyangka kalau maksud dia ‘ingin memperkenalkanku’ ternyata pada
semua keluarga besarnya, huh curiga ada unsur balas dendam gara-gara kunjungan
keduanya berisi perkenalan dengan ibuku. wkwk tapi sungguh senang sekali dengan
sambutan hangat dan senyuman mereka. Mamahnya agak keuekeuh nyuruh aku nginep di sana, tapi kan g enak juga harus nginep di rumah dia. Lagi pula aku g ijin mau nginep k ibuku.heu
Jam
kedua, cuaca panas banget, nyampe di rumah dia adeeemmm .
. kami duduk istirahat sambil bercanda mencairkan suasana. Aku mulai bisa biasa
dan terbiasa dengan dia, sampai adzan dzuhur berkumandang, subhanallah . . dia menjadi
imamku shalat, mimpi apa aku semalam ??hehe dalam setiap sujud aku bersyukur. . dalam setiap takbir aku
terharu. Dan ketika salam mengahiri shalat, bertambah syukurku, karena ‘dia’ yang ada di sampingku, sebagai imamku shalat. . dia mengajakku salam, ingin sekali
suatu saat bisa mencium tangannya sebagai penghormatanku, kasih sayangku. Uhuk uhuk
. . hahaha
Jam ketiga
Jam keempat
Dan jam kelima, kami benar-benar menghabiskan waktu
berdua. Dari mulai bercanda, membicarakan rencana masa depan kami, berdiskusi,
main game POU penuh dengan kegembiraan dan gelak tawa, semua itu benar-benar
indah, indaaaaaaaahhhhhhhh banget, aku tak bisa menjabarkan setiap detail kebahagiaan
yang aku rasakan itu. Sungguh, yang aku harapkan kami benar-benar bisa selalu
seperti itu, sampai kami tua nanti, dalam ikatan pernikahan yang halal dan dalam Ridho Allah. Hehe aamiin
Dia memberikan sebuah buku padaku, memintaku untuk
membacanya sampai selesai. Tapi nanti, tentu saja tidak saat itu juga karena
bukunya cukup tebal.
![]() |
| buku dari 'dia' |
Hm. . iseng2an dia memotretku . . haha tapi lucu juga aku .wkwk serasa tambah manis kalo dia yang motoin aku .hhi
![]() |
| hasil jepretan dia :p |
Dalam 3 jam itu . . . dia sangat manis, tulus, semakin
bertambah rasa ‘itu’ padanya, semakin tak mau kehilangan, semakin ingin selalu
dekat dengannya. Heu
Jam keenam, teman dia dan kekasihnya datang . .
tadinya kami berencana main bersama kalo kata anak muda sih mungkin ‘double
date’ kali yaaaa . . wkwk dia dan temannya shalat ashar dulu sedangkan aku dan
kekasih temannya saling melempar senyum, sedikit tercipta obrolan ringan
sekedar mencairkan suasana. Karena hari sudah semakin sore, kami kemudian
menuju tempat makan. Bukan tempatnya yang special, tapi kebersamaannya,
momentnya. . aku selalu tersanjung dengan setiap sikap yang dia berikan padaku.
Ah . . merangkai setiap kata demi kata ini semakin membuatku ingin mengulang
hari kemarin. . huaaaaa . . kapan lagi ? kapan ????
Setelah semua selesai, aku, dia dan mereka berpisah.
Mereka pergi ke tempat tujuan mereka sedangkan dia mengantarkanku untuk pulang.
Turun dari motornya, aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku harus berpisah
dengan dia, aku menyerahkan helm padanya dan beranjak pergi meninggalkannnya,
ya ! kali ini aku yang berjalan menjauh pergi dari hadapannya. . hikz . . cerita
6 jam itu pun berakhir. . benar-benar diakhiri dengan berpisahnya kami di
tempat itu . . semoga segera dapat mengulang hari indah itu bersama dia, dan
selalu bersama dia. Aamiin.
#kisah ini ingin skali kuulang ^_^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar