Mm . . rasanya udah lama ya ga nulis catatan. Mungkin karena ada tali yang putus, membuatku jadi tak bersemangat lagi, tak seantusias biasanya menuliskan perasaanku, harapanku, hal-hal yang selama ini biasa aku tuliskan, yang ternyata hanya aku yang menikmati harapan itu. hhe miris .
Aku takut tersakiti, tak mauuu . Tapi aku sendiri selalu menyakiti -_-
Menghindar, bukanlah solusi.
Merubah sikap bukanlah pilihanku, tapi kadang dia datang begitu saja tanpa diharapkan dan tanpa direncanakan. Aku jadi meragui dari setiap kata-katanya. Apa tak ada lagi yang dijadikan sebatas candaan selain itu ?
Mungkin yang bisa mengobati keraguan ini, menyambung tali itu lagi adalah sekedar suaranya yang selalu terdengar tulus di ujung telepon, yang tak pernah gagal mengobati kerinduanku pula. Tapi . . jika tak berhasil ?? Aku sangat butuh bertemu dengannya, melihat betapa sebuah ketulusan terpancar selalu dari matanya, kehangatan selalu dia beri dari senyuman manisnya. Dan rasa aman juga nyaman selalu dia ciptakan saat aku di sampingnya, tenggelam dalam kebersamaan yang kini terasa sangat mahal dan sulit untuk aku dapatkan. Aku harap salah satu dari itu bisa mengembalikan senyum kebhagiaan lagi dalam hari-hariku nanti . Walaupun tak kan mengembalikan kepercayaan diriku untuk bermimpi sejauh yang selama ini aku pikirkan.
Ah sudahlah, tak mau membahas tentang semua itu.
Sekarang, aku ingin kirimkan do'a untuk dia yang sedang sakit di sana. Semoga lekas sembuh dan bisa menjalani aktifitasnya seperti biasa lagi. Mungkin hanya itu .
Apalagi yang bisa kutulis ??
Tak ada .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar