Yeaaayyy . . .
Porseni 26 April 2015. Hari minggu kemarin di mana yang lain istirahat, aku, guru2 dan anak2 harus pergi pagi2 untuk mengikuti porseni anak di cipasung yang bertempat di RA Abidar Al-Abizar.
Kebagian membimbing anak2 di lomba mewarnai, satu guru di mengarsir dan bu kepala di Tari. Ya, karena bu kepala salah satu panitia yang bertanggung jawab di Lomba Tari, sedangkan aku jadi panitia di lomba mewarnai. Ya, hanya tiga perlombaan yang kami ikuti. Tidak mengikuti lomba yang lainya seperti Mars, Senam, Tahfidz, dan Pildacil. Ini karena murid kami tidak banyak, sedangkan setiap anak hanya diperbolehkan mengikuti satu perlombaan, jadi kami agak kesulitan.
Terbatasnya murid hanyalah salah satu alasan, alasan yang lebih kuat adalah orang tua murid. Ada beberapa anak yang aku sayangkan tidak bisa diikutkan lomba, padahal ia bisa, anak itu semangat mau latihan, tapi orangtua tidak peduli, mereka tidak bisa diajak kerjasama. Kami tidak bisa berbuat banyak, akhirnya memilih beberapa anak yang orangtuanya mendukung dan tidak menyulitkan pihak sekolah. Ya, kebijakan ibu kepala adalah yang terbaik untuk semu pihak. hhe
Menemani anak2 lomba mewarnai cukup asyik, walaupun mereka tak membedakan sedang berada dimana mereka, tetap saja memanggil2 ku dan menanyakan ini itu, sedangkan anak2 dari sekolah lain kalem aja mewarnai, dari belakang aku serasa tidak melihat jiwa anak2 pada diri mereka, tidak seperti anak2 ku yang anak2 bangeut. . haha jadi heboh juga satu anak malah lari2 ke sana ke mari. Haduuuhhh
Selesai mewarnai, menuju ke belakang panggung.
Anak-anak dari berbagai sekolah sudah cantk2, cakep2, lucu imut2 dibalut busana yang indah. Mataku tertuju pada anak2ku yang tak kalah lucu dengan busana khas anak sekolah. Tentu itu di sesuaikan dengan lagu yang akan mereka tarikan. Memotret imutnya mereka, hehe senang melihat wajah bahagia mereka memakai baju baru itu. hehe baju yang jauh hari bu kepala, aku dan bu cu2 rancang untuk mereka pakai di acara ini. Saat aku menggambarnya waktu itu, tidak menyangka bisa sebagus itu jadinya. hahaha
![]() |
| fabian, fardan, aqsath, niswah, zia, laras :) |
Anak2 kebagian no 9, mereka adalah anak2, tidak bisa diam menunggu giliran dipanggil untuk tampil. Ke sana ke mari panas2an melihat penampilan teman2 nya yang lain di panggung. Sampai akhirnya giliran mereka tampil. Haduuuhhh aku yang deg2an nya, berdo'a berdo'a semoga penampilannya lancar. Manis penampilan mereka, lucu, tapi di tengah2 penampilan mereka, tiba2 lagunyaberhenti. Mereka diam dan kebingungan begitu juga aku. Kami menhampiri operator dan menanyakan ada apa. Ternyata fd nya tak terbaca jadi lagunya tiba2 berhenti. Anak-anak turun panggung, dan no penampil berikutnya naik panggung. Untung kasetnya kami bawa dan kami coba jalan. Menanyakan pada panitia apa boleh di ulang, kami pun di suruh untuk menanyakan pada juri dan juri memberikan keputusan pada panitia. untungnya panitia mengijinkan.
Tapi, ada masalah lain di sana, satu anak perempuan tidak ada di tempat, laras sepertinya sudah pulang dengan mamahnya karena dijemput oleh ayahnya. Kesal juga kenapa cepet sekali pulang begitu saja tanpa pamit. Menghubunginya berulang kali sampai akhirnya di angkat dan mengatakan akan kembali. Lamaaa sekali, kami sudah tegang menunggu kedatangan laras. Ini satu kesempatan lagi yang diberikan juri dan panitia yang tak boleh kami sia2kan. Kami sayang anak2, tak mau pengorbanan mereka 2-3 minggu kebelakang latihan cape2 tapi tampil di panggung hanya sepotong. Berdo'a dan lama kelamaan pasrah, meyakini rencana Allah yang terbaik.
Kami diberi kesempatan tampil terakhir, saat itu penampilan terakhir hampir selesai, tapi laras belum tiba juga di tempat. semua orang di sana sudah resah menunggu. Aku dan bu cu2 berdiri gelisah di pinggir jalan sampai akhirnya dari kejauhan aku lihat kedatangan laras spontan loncat girang. haha entah apakah ada yang meliht atau tidak. wkwk tak peduli, aku senang .hehe
Menggenggam tangan laras erat dan berlari menuju pinggir panggung, bertepatan dengan berakhirnya lagu dari penampilan no terakhir. Ini dramatis. hahaha
Berharap penampilan ini untuk kesenangan mereka, bangga melihat semnagat mereka tidak patah karena kesalahan kami orang dewasa, salut mereka tidak marah akan kekecewaan mereka. Mental mereka sungguh menakjubkan. Selalu menjadi guru kehidupanku, mereka anak2 itu sungguh mengumkan. Mengakhiri penampilan dengan lucu, walaupun gerakan tari mereka kurang kompak, agak pabeliut, hahah tetap lucu, khas anak2 .
Di rumah, bhagianya mendengar bahwa lomba tari mendapat juara 3, sungguh tadinya tak pernah terbayang akan mendpat juara. Senang, tentu saja sungguh bahagia . hehe Cape, kesal, kecwa rasanya terobati oleh kabar bahagia itu.
Di hari itu, banyak pelajaran yang aku ambil.
Semua hal sudah ada dalam rencana Allah dan Pasti yang terbaik dan indah utuk kita
Kecewa akan sesuatu hal, kita baiknya menerima dengan lapang dada dan teruslah melakukan yang terbaik, karena pasti akan berbuah manis.
Berdo'a . . berdo'a dan berdo'a . . Yakin akan pertolongan Allah akan datang ^_^
daaann masih banyak lagi, banyak banyak banyak. hehe
Bu guru bangga sama kalian anak2ku . mmuach :*
![]() |
| narsisnya belajar dari aku bukan yaaa ? hahaha |
![]() |
| Keren bangetlah gayanya .heheh :* |
Semoga sukses selalu yaaaa anak2 . . muach



Tidak ada komentar:
Posting Komentar