memberi yang terbaik dan meraih yang terbaik

Halaman

Jumat, 28 Februari 2014

tahapan perkembangan bahasa anak

Awal perkembangan bahasa pada dasarnya dapat diartikan sejak mulai adanya tangis pertama bayi, sebab tangis bayi juga dapat dianggap sebagai bahasa bayi atau anak. Dengan menangis bagi anak dapat juga menjadi sarana mengekspresikan kehendak jiwanya.

William stern dan Clara stern membagi tahapan perkembangan bahasa anak menjadi 5 tahap, yaitu:

  1. Prastadium (umur 0;6 - 1;0), meraba atau keluar suara yang belum berarti, serta tunggal, terutama huruf-huruf bibir.
  2. Masa pertama (umur 1;0 - 1;6), penguasaan kata yang belum lengkap, (mem-mik dll)
  3. Masa kedua (umur 1;6 - 2;0), adalah masa nama, maksudnya kedua mulai menyadari segala sesuatu itu punya nama. Anak suka tanya nama. Mula-mula benda dan fungsinya, serta disusul dengan sifat benda.
  4. Masa ketiga (umur 2;0 - 2;6), adalah stadium fleksi (menafsirkan) yakni anak mulai dapat menggunakan kata-kata yang dapat ditafsirkan atau kata yang sudah diubah. Anak sudah mampu menyusun kalimat yang pendek, ia pun sudah dapat membandingkan, cntoh: ia bertanya di mana? dari mana? dll.
  5. Masa anak keempat (umur2;6 - ke atas) = stadium anak kalimat, maksudnya anak dapat merangkaikan pokok kalimat dengan penjelasannya berupa anak kalimat. Anak sudah mampu bertanya kausalitas atau sebab akibat. Contoh: mengapa? apa sebab ? dll.
Bahasa anak akan selalu berkembang sejajar dengan sejumlah perbendaharaan bahasanya yang sesuai dengan lingkungan terutama dari orang tuanya.

#buku psikologi perkembangan: Drs. H. Abu Ahadi & Drs. Munawar Sholeh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar