William stern dan Clara stern membagi tahapan perkembangan bahasa anak menjadi 5 tahap, yaitu:
- Prastadium (umur 0;6 - 1;0), meraba atau keluar suara yang belum berarti, serta tunggal, terutama huruf-huruf bibir.
- Masa pertama (umur 1;0 - 1;6), penguasaan kata yang belum lengkap, (mem-mik dll)
- Masa kedua (umur 1;6 - 2;0), adalah masa nama, maksudnya kedua mulai menyadari segala sesuatu itu punya nama. Anak suka tanya nama. Mula-mula benda dan fungsinya, serta disusul dengan sifat benda.
- Masa ketiga (umur 2;0 - 2;6), adalah stadium fleksi (menafsirkan) yakni anak mulai dapat menggunakan kata-kata yang dapat ditafsirkan atau kata yang sudah diubah. Anak sudah mampu menyusun kalimat yang pendek, ia pun sudah dapat membandingkan, cntoh: ia bertanya di mana? dari mana? dll.
- Masa anak keempat (umur2;6 - ke atas) = stadium anak kalimat, maksudnya anak dapat merangkaikan pokok kalimat dengan penjelasannya berupa anak kalimat. Anak sudah mampu bertanya kausalitas atau sebab akibat. Contoh: mengapa? apa sebab ? dll.
Bahasa anak akan selalu berkembang sejajar dengan sejumlah perbendaharaan bahasanya yang sesuai dengan lingkungan terutama dari orang tuanya.
#buku psikologi perkembangan: Drs. H. Abu Ahadi & Drs. Munawar Sholeh
#buku psikologi perkembangan: Drs. H. Abu Ahadi & Drs. Munawar Sholeh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar