Okaii . . lanjut lagi bercerita. Kebiasaan nih, kalo lagi
bersemangat bercerita, semua cerita yang belum tertulis jadi ingin ditulis .hhe
18 Oktober 2014
Mvit dan Walid menikah. Sudah seharusnya aku hadir. Hahaha
walau sbenernya g penting sih kehadiranku ini. Heu dalam lubuk hati yang paling
dalam, mau banget nyaksiin akad nikahnya. Tapiii . . keadaan tidak mendukung
untuk itu, lagi pula bisa hadir saja itu sudah membuatku senang. Apalagi
rencananya aku akan pergi bersama aa ku. Perdana, kami datang berdua ke acara
pernikahan teman kami. Hehe
Dari rumah sekitar pukul 08.30. sampai di Garut kurang lebih
pukul 12 siang, tepat waktu dzuhur. Ketika mengabari aa ku bahwa aku sudah
sampai, dia beum bisa menjemput. Yaaa . . sekalian saja aku shalat dzhur dulu
di msjid terdekat dan menunggunya selesai dengan urusannya. Selesai shalat aku
keluar msjid dan bermaksud menunggu di teras, kebetulan sekali bertemu dengan
teman alumni yang juga berniat untuk pergi ke pernikahan mvit. Tadinya ingin
ngobrol sambil menunggu aa menjemput, tapi . . dia sedang bersama teman
lelakinya yg juga alumni, yang kurang aku kenal. Jadi yaaa . . aku bergegas
pamit beli air minum dan kemudian menunggu aa di tempat yang berbeda (g enak
juga takut mengganggu wkwk).
Anteng liatin hp, lirik kesana kemari, kemudian . . akhirnya
dia datang aaku tersayang. Hehe seneng, maunya sih loncat2 kegirangan akhirnya
bisa ketemu aa. Tapi . . gengsi doongs hahah jadi aku cuman bisa tersenyum,
entah manis atau tidak senyumku saat itu. wkwk saling menyapa dengan teman kami
yg ada di sana lalu pamit untuk pergi ke pernikahan mvit duluan.
Menikmati perjalanan berdua dengannya. Sempat terjadi
kesalahan melihat tulisan di janur sehingga membuat kami terlalu jauh melewati
tempat yang seharusnya. Aa lalu bertanya pada orang2 di sekitar pinggir jalan
dan akhirnya kembali ke tempat awal, di tempat janur yang bertuliskan
fitri&walid dan ternyata jika tertiup angin tulisan itu berputar dan
bertuliskan nama bu neneng (kalau tidak salah). Kami terkecoh, tapi hal kecil tersebut
menjadi kenangan manis yang kemudian menjadi bahan candaan di sela-sela
obroan.he
Sampai d tempat parker. Kami berbenah, lalu tiba2 saja
muncul suara dari dekat kami. Ternyata teman2 kami yang juga hadir d acara
pernikahan itu. mau tidak mau jadi ngobbrol sebentar, kami digoda dan tentu
membuatku salting. Hahah daaan . . munculah serombongan lagi teman2 alumni
lainnya yang sudah mengunjungi pengantin dan berencana untuk pulang. Tentu saja
heboooh . . melihat aku berdampingan dengan aa ku. Mungkin mereka kagum melihat
pemandangan indah itu, wkwk aku senang dan bangga dia aa fahrurroji yang saat
itu mendampingiku. Aku bahagia mereka semua tahu dan melihat kebhagiaan kami.
Hahaha ada Ndz n a’rian juga d’aqib. Kemudian ada rid n sri yang datang
bersama. Kedatangan mereka mungkin sudah biasa, sehingga tak ada respon yang
berlebihan seperti melihat ku dan aa bersama. He jadi maluuu . . tapi bangga
gimanaaa gitu deh perasaanku. He
Setelah aa mengobrol beberapa saat dengan mereka, kami pamit
pergi karena belum menemui pengantin. Ah, mereka . . iseng nyuruh aa
menggandeng tanganku. Aku geer da bergegas ingin segera lenyap dari kumpulan
mereka. Hha kami langsung bersalaman dengan pengantin, menikmati hidangan
bersama rid n sri. Kemudian berfoto bersama. Aiiih . . indahnya moment itu.
jadi ketagihan mau ditemenin aa ke acara pernikahan dan alangkah senangnya
bertemu mereka semua sehingga mereka benar2 tahu bahwa aku miliknya dan dia
milikku. Hahah lebay banget yak? Heu pamit pulang. Sempat melihat hana bersama
anak dan suaminya. Tadinya ingin menyapa seusai berpamitan pda pengantin, tapi
pas dilihat lagi sudah pulang sepertinya. Heu buru2 pulang takut bertemu dengan
guru2, bukan karena apa2 tapiii . . sepertinya bertemu mereka akan lebih heboh
dibandingkan bertemu dengan teman2. Apalagi dengan berbagai pertanyaan yang
membuat salting. Hahaha
| sri, rid, lid, mvit, aku, aa (sayang fotonya agak bureum. heu) |
Pulang dari acara nikahan menuju rumahnya. Dia kmudian
mengembalikan motor pada temannya dan mendorong motornya yang mogok di sekolah.
Kasiaaan aaku ini. Heu sebari menunggu aa, ngobrol2 dengan mamah n yun. Sempat ngobrolin soal resep coklat juga, senangnya dijelaskan dengan baik oleh mamah dan yun. Tak ada
acara main dan jalan2 sore. Kami menghabiskan waktu bersama di rumahnya. Ada
ifa, dan kponakan nya yang ku lupa namanya. Hehe Kalau boleh jujur, aku cemburu
pada anak itu. hahaha gubrag Lagian, aa nyebelin banget ih . . heu Ah lupakan,
kami kemudian melihat2 foto , video, di lepinya aa, sempat main game juga .he
ingin terus bareng2 kayak gitu sama aa .heu Lalu kemudian rend dtg meminjamkan
mtornya untuk dipakai aa dan aku .heu sweet banget punya temen2 yg bener2 baik.
Aaku mengantar dulu rend k tempat kerjanya, aku beberapa saat mengobrol dengan
mamahnya, kemudian aku lagi2 d suruh menginap di rumahnya, atau d rumah ifa
saudaranya. Sungguh, kali ini aku tak bisa menolak. . sempat mati lampu dan yun
yg paling bersemangat menyalakan senter2. Hehe aa pulang dan kami ijin untuk
pergi sebentar.
Berkeliling dengannya. Semua dia tawarkan padaku. Selalu geleng
kepala dan berkata tidak, hahaha pasti dia jengkel deh sama aku. Abiiis . .
bingung juga mau apa ? makan udah, maunya eskrim, tapi sakit tenggorokan. Dan akhirnyaaa
. . beli wedang jahe yang agak2 aneh gimanaaa gituh. Hehe sedangkan dia beli
jus aja. Beli martabak juga buat di rumah. Sepanjang perjalanan merasa senang,
karena bersama dia, rasanyaaa ma uterus sama2 gitu deeeh .hhe Kami pulang ke
rumah, ada mamah dan bapanya ngobrol sebentar. Kemudian mamah, yun dan ifa
sibuk nyiapin buat masak2 mereka mengjakku untuk pergi ke rumah ifa, tapi aku
enggan, aku masih betah sama2 aa. Heu
Ngobrol, becanda, yaaa gitulah. Sampai akhirnya kami pergi
ke rumah ifa, di sana sedang membuat cimol dan baso aci. Hhi nunggu dulu masak
dan pada makan, padahal mata udah ngantuk, badan udah letih maunya langsung
tidur. Heu tapi yaaa ngobrol2 sebentar kemudian aa pulang dengan mamah dan di
rumah itu aku, yun, ifa bersiap2 untuk tidur. Ngobrol2 lagi sebentar dan
tidurlah kami. Semalaman sempet kebangun, tidurnya kurang nyenyak, alhasil pas
bangun badan g enak rasanya. Kami shalat kemudian bersiap2 pulang ke rumah aa
karena yun mau siap2 k sekolah, tiba2 ada mamah ngejemput kami. Akhirnya kami
pulang sama2 jalan menju rumah aa sambil ngobrol sesekali. He
Di rumah, mamah menyuruhku untuk istirahat dulu, entahlah
apa kelihatan kalo aku masih ngantuk dan kurang enak badan? Heu menunggu aa
pulang, aku tertidur beberapa saat kemudian iseng beresin hal yang bisa
diberesin. Hhe Sebenernya malu siiih . . harusnya bantuin mamah apaaa gitu,
ttapi saking malunya malah jadi dieeemmm aja. Heu Ketika aa pulang, senangnyaaa
. . mamah pergi pengajian, kami siap2 untuk pergi main hehe rencananya mau ke
bagendit. Makan bareeeng aa itu . . selalu terasa special .hhi ingin terus
mengulangnya selalu. Heu
Kami sudah siap pergi ke Bagendit. . bersemangat menuju Bagendit, dengan pakaian Grat Garut yang aku dapat dari aa ku. Rasanya kami semakin serasi dengan baju kompakan gitu. hehe Kami pun berangkaaat. Di perjalanan
aku selalu iseng minta aa untuk mengambil jalan pintas, tidak menipuku lagi,
modus ingin terus motor2an dan g sampe2 di tempat tujuan. Hhi gemesyin banget
deh kekasih aku itu.
Sampai di Bagendit . . langsung naik kudanil2an air . . yaaa
aku bersemangat doongs. Jalanin kudanilnya harus dikayuh, daaan . . betapa
manisnya dia dengan baik hatinya mengayuh sendiri dan melarangku mengayuh. Hahaha
aku tahu, itu sungguh melelahkan, sbenarnya aku juga ikut mengayuh sesekali
tapi sayangnya ku pakai rok, jadi kurang leluasa untuk mengayuh. Heu foto2an .
. ngobrol, bercanda, diam, melihat sekeliling yaaa . . menikmati kebersamaan
yang sangat langka untuk kami. Kali ini berfoto berduanya hanya sedkit,
kebanyakan dia iseng motoin aku . . aku kan jadi geer. Hha Seru, beberapa kali
aku heboh sendiri takut bertabrakan dengan perahu yang lain . hahaha ada juga
bapa2 dan anaknya yg mengayuh menggunakan tangan, wkwk apa selelah itu ? kasian
aa ku . .heu
| dia dan aku ^_^ |
Selesai naik kudanil2an, aa memburu bakso dan aku dibelikan
kelapa muda karena tak terasa lapar. He ngobrol lagi, bercanda lagi . aaah . .
indahlah pokoknya. Kemudian kami pun pulang ke rumahnya. Menghabiskan waktu
bersama sebelum aku pulang ke Bandung, terimakasih untuk moment manis itu.
Aku bersiap2 untuk pulang, dan ketika kulihat dia sedang
terpejam, ada mamah di sana. Dia dibangunkan, hm . . tak tega rasanya melihat
dia yang kelelahan harus mengantarku pulang. Sempat ada kata darinya bahwa
mengantarku pulang adalah moment yang paling tidak dia suka, berpisah di tepat
itu tanpa tahu kapan bisa bertemu lagi. Ingin rasanya segera bisa hidup bersama
dalam kebahagiaan, sejahtera, penuh berkah dan rahmat. Heu
Terimakasih untuk semuanya aa ku tersayang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar